𝗗𝗮𝗿𝗶 𝗥𝗲𝗿𝘂𝗻𝘁𝘂𝗵𝗮𝗻 𝗞𝗲𝗴𝗮𝗴𝗮𝗹𝗮𝗻: 𝗠𝗲𝗻𝗴𝘂𝗯𝗮𝗵 𝗟𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗠𝗲𝗻𝗷𝗮𝗱𝗶 𝗟𝗶𝗹𝗶𝗻 𝗞𝗲𝗰𝗶𝗹
Dari Reruntuhan Kegagalan: Mengubah Lelah Menjadi Lilin Kecil Catatan perjalanan dan refleksi untuk generasi muda Tidak semua pintu yang tertutup berarti jalan telah berakhir. Terkadang, kita hanya sedang diarahkan untuk menemukan pintu yang lain. Pada masa muda, saya hanyalah seorang anak muda dengan sepatu usang dan saku yang sering kali kosong. Dunia terasa begitu luas, sementara kesempatan seperti berada di tempat yang jauh dari jangkauan. Saya ingin mengubah nasib. Saya ingin keluar dari lingkaran kemiskinan. Namun, jalan yang saya tempuh ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Tahun 1990, di Kota Padang, saya gagal dalam UMPTN. Harapan untuk mengenakan seragam loreng TNI AD pun kandas setelah saya tidak lolos seleksi Calon Tamtama. Dua harapan pupus dalam waktu yang berdekatan. Dua kali pula saya harus menelan kekecewaan. Belum selesai sampai di situ, pada 1991 hingga 1992, saya kembali menghadapi kegagalan ketika mencoba mengikuti penerimaan CPNS. Pintu kesempa...